Pages

  • Home
  • Contact
  • Shop
facebook linkedin twitter youtube

it's just about my life

  • Bismillaahirrahmaanirrahiim.
    Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

    Alhamdulillah, hari ini keluarga SEF (Sharia Economic Forum) didatangi seorang tamu yang berasal dari Bahrain. Sebenarnya beliau asli Indonesia juga, namun sekarang tinggal di Negara dengan ibu kota Manama tersebut. Beliau bernama Dr. Sutan Emir Hidayat dan sekarang beliau menjabat sebagai Assistant Professor and Director of MBA Program University College of Bahrain. Hari ini beliau  akan berbagi ilmu dengan kami mengenai Islamic Banking and Finance in Kingdom of Bahrain. Sesuai dengan judul slide yang akan dibawakan beliau, maka isi dari materi kali ini akan lebih banyak penjelasan mengenai system keuangan dan perbankan di Negara Bahrain tersebut.

    Pertama-tama beliau menjelaskan tentang GCC (Gulf Cooperation Council) atau Dewan Kerjasama untuk Negara Arab di Teluk. GCC terdiri dari beberapa Negara diantaranya yaitu Bahrain, Uni Emirat Arab, Oman, Qatar, Kuwait serta Arab Saudi, dan Bahrain merupakan pusat ekonomi GCC. Uniknyaa, beliau mengatakan bahwa negara-negara yang tergabung dalam GCC tersebut mengaku bersaudara, namun tidak pernah ada kata sepakat di antara mereka.

    Kemudian, beliau melanjutkan penjelasan mengenai Bahrain itu sendiri. Seperti yang sudah saya tulis di awal, Bahrain memiliki ibu kota bernama Manama. Yang membuat saya takjub adalah saat beliau mengatakan bahwa Bahrain merupakan Negara dengan pajak terkecil, yaitu sebesar 1 persen untuk jaminan sosial. Selain itu, Bahrain yang hanya memiliki jumlah populasi sebanyak 1.282.331 jiwa dan 235.109 jiwa untuk WNA dapat memberikan GDP perkapita sebesar USD 29.800 untuk tahun 2013 dengan luas total area hanya 665 (sq km).
    Continue Reading
    Bismillaahirrahmaanirrahiim.
    Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

    Alhamdulillah hari ini aku dan keluarga SEF (Sharia Economic Forum) mendapatkan kesempatan untuk buka puasa bersama OJK (Otoritas Jasa Keuangan) di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Kami sudah hadir dari pukul 16.00 WIB karena memang akan ada diskusi sebelum berbuka puasa. Hari ini ada dua diskusi yang akan dilaksanakan, pertama dengan kak Reza Muhammad selaku Presidium Nasional 1 FoSSEI dan yang kedua dengan bapak Edi Setiadi selaku Kepala Departemen Perbankan Syariah OJK. Acara baru dimulai 35 menit kemudian yang langsung diawali dengan diskusi bersama kak Reza.


    Kak Reza mengawali diskusi dengan pemaparan mengenai FoSSEI itu sendiri. FoSSEI atau Forum Silaturahim Studi Ekonoi Islam merupakan perkumpulan KSEI (Kelompok Studi Ekonomi Islam) dari seluruh Indonesia. Saat ini FoSSEI terdiri dari 147 KSEI dari 15 regional daerah dan 136 universitas di seluruh Indonesia. Itu berarti FoSSEI terdiri dari sekitar 22.000 mahasiswa dan sekarang sudah memiliki sekitar 10.000 alumni.
    Continue Reading



    Lembaga Ketahanan Nasional, disingkat Lemhannas, adalah Lembaga Pemerintah Non Kementerian Indonesia yang bertugas melaksanakan tugas pemerintahan di bidang pendidikan pimpinan tingkat nasional, pengkajian strategik ketahanan nasional dan pemantapan nilai-nilai kebangsaan.

    Sejarah
    Lembaga Pertahanan Nasional berdiri pada tanggal 20 Mei 1965 berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 1964, dan berada langsung di bawah Presiden. Pada tahun 1983, lembaga ini berubah nama menjadi Lembaga Ketahanan Nasional, yang berada di bawah Panglima ABRI. Pada tahun 1994 lembaga ini berada langsung di bawah Menteri Pertahanan dan Keamanan. Tahun 2001, Lemhannas merupakan Lembaga Pemerintah Non Departemen yang bertanggung jawab kepada Presiden. Sejak tahun 2006, berdasarkan Perpres No. 67 Tahun 2006, mengingat beban dan tanggung jawab lembaga, maka jabatan Gubernur Lemhannas disejajarkan dengan Jabatan Menteri.

    Pembentukan lemhannas pada dasarnya merupakan jawaban atas tuntutan perkembangan lingkungan strategic baik nasional dan internasional yang mengharuskan adanya integrasi dan kerjasama yang mantap serta dinamis antar para aparatur Sipil, TNI, Polri dan pimpinan Swasta Nasional serta pimpinan politik dan organisasi kemasyarakatan, dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan negara.

    Presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno menetapkan tanggal 20 Mei 1965 sebagai hari berdirinya Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhannas) berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 37 tahun 1964 yang bertepatan dengan peringatan bersejarah hari kebangkitan nasional Indonesia. Pada saat upacara berdirinya Lemhannas sekaligus dimulainya fungsi utama Lemhannas yaitu penyelenggaraan pendidikan dengan upacara pembukaan program pendidikan Kursus Reguler Angkatan I.

    Pembentukan Lemhannas juga dimaksudkan sebagai salah satu urgensi nasional dalam upaya menyelamatkan dan melestarikan cita-cita proklamasi kemerdekaan dan tujuan bangsa Indonesia serta kelangsungan hidup bangsa dan negara Indonesia ditengah-tengah percaturan politik dunia.

    Perkembangan LEMHANNAS RI
    Dewasa ini Lemhannas mampu membuktikan dirinya sebagai salah satu asset bangsa yang sangat berperan bagi kemajuan bangsa Indonesia. Telah menjadi kenyataan yang tidak dapat dipungkiri, bahwa karya Lemhannas telah memberikan sumbangsih yang sangat berarti bagi perjalanan bangsa Indonesia. Dari lembaga ini telah dilahirkan kader-kader pemimpin nasional yang potensial dan dari fungsi utama di bidang pengkajian telah menghasilkan konsep-konsep yang mewarnai kebijakan penyelenggaraan negara, antara lain konsep Geopolitik Indonesia diimplementasikan dalam doktrin Wawasan Nusantara dan Geostrategi Indonesia dalam doktrin Ketahanan Nasional serta Sistem Manajemen Nasional Indonesia yang pada perkembangannya telah disepakati bersama sebagai paradigma nasional dalam rangka Pembangunan Nasional.

    Sebagaimana halnya dengan institusi pendidikan yang lain, dalam perjalanan sejarahnya, Lemhannas banyak mengalami perubahan didasarkan pada kemajuan lingkungan strategic yang dihadapi tanpa mengabaikan pokok-pokok pikiran yang melandasi pembentukannya. Dari nama Lembaga Pertahanan Nasional yang berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia, berubah nama dengan Lembaga Ketahanan Nasional dan berada di bawah Panglima ABRI berdasarkan Keppres No. 60 tahun 1983. Kemudian berdasarkan Keppres No. 4 tahun 1994 berubah menjadi langsung di bawah Menteri Pertahanan dan Keamanan. Akhirnya berdasarkan Keppres No. 42 dan 43 tahun 2001 berubah Kedudukan dan Struktur organisasi sebagai Lembaga Pemerintah Non Departemen (LPND) dan Lemhannas bertanggungjawab kepada Presiden Republik Indonesia.

    Gubernur Lemhannas

    Berikut adalah daftar Gubernur Lemhannas:
    1.    Mayjen (TNI) Wiluyo Puspoyudo (1965-1967)
    2.    Mayjen (TNI) Suadi (1968-1970)
    3.    Letjen (TNI) A. Kosasih (1970-1974)
    4.    Letjen (TNI) Sayidiman Suryohadiprojo (1974-1978)
    5.    Letjen (TNI) Sutopo Yuwono (1978-1983)
    6.    Letjen (TNI) Soebijakto (1983-1989)
    7.    Letjen (TNI) Soekarto (1989-1994)
    8.    Mayjen (TNI) R. Hartono (1994-1995)
    9.    Letjen (TNI) Moetojib (1995-1996)
    10.Letjen (TNI) Sofian Effendi (1996-1998)
    11.Letjen (TNI) Agum Gumelar, M.Sc. (1998-1999)
    12.Letjen (TNI) Johny J. Lumintang (1999-2001)
    13.Prof. Dr. Ermaya Suradinata, MH (2001-2005)
    14.Prof. Dr. Muladi, SH (2005-2011)
    15.Prof. Dr. Ir. Budi Susilo Soepandji, CES, DEA (2011- sekarang)



    Sumber
    Continue Reading
    Newer
    Stories
    Older
    Stories
    Ratna Pertiwi

    Follow Me

    • facebook
    • twitter
    • bloglovin
    • youtube
    • pinterest
    • instagram

    Archive

    • ▼  2022 (3)
      • May (3)
    • ►  2020 (1)
      • January (1)
    • ►  2019 (1)
      • December (1)
    • ►  2017 (1)
      • October (1)
    • ►  2016 (3)
      • May (1)
      • April (2)
    • ►  2015 (2)
      • April (1)
      • March (1)
    • ►  2014 (30)
      • December (14)
      • November (2)
      • October (3)
      • September (1)
      • August (1)
      • July (1)
      • June (2)
      • April (2)
      • March (3)
      • January (1)
    • ►  2013 (19)
      • December (5)
      • November (1)
      • October (1)
      • September (1)
      • August (1)
      • June (2)
      • May (1)
      • April (2)
      • March (2)
      • January (3)
    • ►  2012 (14)
      • November (8)
      • October (6)
    • ►  2011 (8)
      • November (2)
      • August (1)
      • July (4)
      • March (1)

    Labels

    softskill LEARN IBD LIVE G700 SMANSA♥ abstract HOPE Indonesia SEF just trying my cat

    Most Popular

    • Contoh Soal Subject Verb Agreement
    • Ajaran Dasar, Unsur Dasar dan Hakikat Wawasan Nusantara

    Created with by BeautyTemplates | Distributed By Gooyaabi Templates

    Back to top